Pengembangan Ekonomi Kreatif: Mengubah Sampah jadi Berkah

Main Article Content

Meiliyah Ariani
Koento Hariono
Zulhawati Zulhawati

Abstract

Pemuda merupakan penggerak perekonomian negara, salah satunya melalui industri kreatif, sehingga mereka harus disiapkan agar bisa bersaing menghadapi pemuda mancanegara seiring dengan telah berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Industri kreatif mampu mendongkrak perekonomian dan menciptakan lapangan kerja, selain memunculkan peluang bisnis baru bagi generasi muda Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun jiwa bisnis para pemuda dengan karakter tangguh dan kreatif melalui pendidikan kewirausahaan demi mengembangkan industri kreatif. Kegiatan tersebut dilakukan menggunakan metoda ceramah, tutorial, diskusi serta pendampingan berkelanjutan yang diakhiri dengan evaluasi penyusunan rencana usaha kreatif. Kegiatan disikapi positif oleh para peserta. Mereka antusias mengikuti proses kegiatan dan menghasilkan karya kreatif berupa tas, tempat pensil, dompet yang dari limbah sampah plastik. Hasil kreatif anak-anak muda itu didistribusikan ke pasar industri kreatif yang tersebar di berbagai kawasan. 

Article Details

Section
Articles

References

Ade, S, Fitranty. (2011). Mengembangkan Industri Kreatif Berbasis Local Wisdom dengan Pendekatan Triple Helix. Bandung: IPB.

Aditya, I. (2015), Industri Kreatif Perlu Digenjot, Yogyakarta: KR

Andriany, M. (2013). Pemberdayaan Pemuda Melalui Program Kewirausahaan Pemuda Publik, Jurnal S-1 Ilmu Administrasi Negara, 2(1).

Departemen Perdagangan RI, (2008), Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025: Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009 – 2015.

Endriati, F. (2009), Potensi Ekonomi Industri Kreatif di Provinsi DKI Jakarta: Suatu Tinjauan Input Output Tahun 2007, Universitas Indonesia.

Gugup, K. (2001). Pengantar Bisnis. Yogyakarta: BPFE.

Hutagalung, I & Ritonga, R. (2018). Pengaruh Iklim Komunikasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Kecamatan XYZ Bekasi, Jurnal Kajian Komunikasi, 6(2), 72-84.

Puspa, R., & Siti, C. (2010), Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal oleh Pemuda Dalam Rangka Menjawab Tantangan Ekonomi Global, Jurnal UI untuk Bangsa Seri Sosial dan Humaniora, Vol 1.

Ritonga, R. (2014). Pertarungan Makna pada Konvensi Parti Demokrat dalam Mencari Calon Presiden Republik Indonesia Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 30(2), 202-220.

Ritonga, R., Nugroho, E., Handoko, D. (2019). Struggle of Meaning and the Jokowi Myth in the 2018 Asian Games Opening Video, Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 35(1), 137-155.

Simatupang, T.M. (2008). Industri Kreatif Indonesia. Bandung: Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung